Sekedar iseng-iseng dan pembelajaran di masa yang akan datang, buat para calon penjahawan dan penjahawati di luar sana. Mari kita belajar dari kesalahan para penjahat di film, hal-hal yang perlu diingat!
Sebenarnya ini repost dari blog lama, cuma karena blog yang lama uda dihapus saya repost lagi deh
- Saya tidak akan berjalan sok cool untuk membunuh korban saya, saya akan berlari secepat mungkin agar mereka tertangkap (belajar dari pengalaman Jason Voorhees, Jack The Ripper dan pembunuh-pembunuh yang cuma jalan sementara korbannya berlari)
- Saya tidak akan langsung membunuh korban yang cantik dan tak berdaya (biasanya aga bitchy atau blondy)… tentu dipermainkan dulu
(belajar dari Jason Voorhees; sayang dong kalo langsung dibunuh… saya hanya menuruti hasrat penonton) - Saya tidak akan menyimpan jantung/kelemahan saya di mountain of despair, sanctum of silent, box of pandora, di pedang, piala, kalung ato ular. Saya akan menyimpannya di lemari besi yang saya jaga sendiri di rumah saya (belajar dari pengalaman Lord Voldemort, Davy Jones atau Diablo)
- Kalau saya memiliki pasukan Orc yang banyaknya tidak terbatas, saya tidak akan maju ke medan perang langsung dan memimpin mereka (belajar dari Sauron LOTR; kalau nggak seseorang mungkin memotong jari saya dan membuat cincin saya hilang)
- Saya tidak akan mengajak karakter utama untuk bergabung dengan saya, karena itu terbukti selalu gagal (belajar dari Darth-Vader STAR WARS)
- Saya tidak akan membiarkan keturunan dari saudara saya yang tahtanya saya ambil untuk hidup, saya akan bunuh seluruh keluarganya. (Belajar dari seluruh film yang saudara jahat mencuri tahta dan dibunuh sama anak dari pemilik tahta yang berhak)
- Saya tidak akan repot-repot cerita soal plot/rencana saya pada tokoh baik yang akan saya bunuh. Itu terbukti mengulur-ngulur waktu dan mungkin saja ada tokoh lain yang sedang menguping (Belajar dari penjahat-penjahat yang suka cerita soal plot mereka sama tokoh yang mau mereka bunuh)
- Saya tidak akan memberikan last-wish, last-cigarete atau last apa-apa sama orang yang mau saya bunuh, itu terbukti mengulur-ngulur waktu (Belajar dari film-film koboi)
- Saya tidak akan memberikan timer untuk bom saya, semua bom saya adalah bom yang dikendalikan secara remote. Kalaupun saya perlu memakai timer, saya akan menggunakan jangka waktu seperlunya (Belajar dari film-film yang memakai timer untuk Bom)
- Saya tidak akan menempatkan mekanisme self-destruct ke dalam semua gedung atau mesin saya, dan kalaupun saya perlu memasangkan mekanisme ini saya tidak akan membuat tombol itu berwarna merah, dilindungi oleh kaca dan bertuliskan ‘self-destruct‘ (belajar dari film yang menempatkan self-destruct mechanism di alat mereka)
- Kalau saya mengenal tokoh baik dan dia tidak/belum tahu saya jahat, saya tidak akan mencoba melawan alat canggih yang dimiliki oleh tokoh baik dengan alat buatan saya sendiri, saya lebih memilih meracuni tokoh baik atau menusuknya dari belakang (belajar dari musuhnya IRON MAN)
- Saya tidak akan menculik/membunuh teman/saudara/istri/anak dari tokoh utama, itu hanya terbukti membuat mereka lebih kuat/termotivasi to kick my ass (belajar dari SPIDERMAN, BATMAN, SUPERMAN)
- Karena segala metoda forensik sudah ada felmnya, saya akan menggunakan CSI sebagai referensi hal-hal apa yang harus saya perhatikan yang mungkin mengungkap siapa saya (Belajar dari semua penjahat di CSI dan Discovery Channel)
- Kalau saya menculik seorang putri, Saya tidak akan menikahinya minggu depan di sebuah pesta yang saya persiapkan dulu, saya akan menikahinya SEKARANG JUGA! (Belajar dari film-film tipikal Save The Princess)
- Kalau saya adalah Iblis atau memiliki kekuatan halusinasi, saya akan memilih wujud yang keren atau ganteng (setidaknya lebih baik dari protagonis) sehingga penonton bakalan simpati sama saya (Belajar dari Freddy Krueger, Badut musuhnya SPAWN)
Tentu hal-hal yang perlu diperhatikan diatas akan membuat sebuah film aga tidak menarik, tapi HEI! tokoh baik perlu lebih kreatif dalam menghadapi Kejahatan bukan?
Ayo, sharing apa idemu untuk membuat penjahat yang lebih baik?
Related posts:
menikahi? maksudnya dipublikasikan, dgn acara resmi, pengucapan janji setia and all the other stuff?
Sebagai penjahat mah gw ga perlu repot2 gitu, evil character ga perlu jaim2
(belajar dari FFX)
ya kalo konteks ini.. “mengawini” gitu ya?
saya nggak mau jadi penjahat…
saya cuma mau hidup tenang di rumah dgn pekarangan luas bersama orang yg tahan hidup sama saya… *curcol*
*mengendapendapkaburperlahan*
ada ya? *plak*
kalo gw jadi the villain, the evil,
tidak akan mau buat kesepakatan, deal,
apapun itu bentuknya dengan para tokoh baik.
karena pasti, mereka, para jagoan itu, akan menipu kita akhirnya!
(belajar dari Supranatural, the devil’s advocate, Constantine)
Ide bagus…kenapa penjahat selalu bisa ketipu *sigh*
Kl gw jadi pembunuh berantai, gw ga akan bikin pattern yg mudah ketebak, misal korban ato lokasi dg karakteristik yg sama, ato cara membunuh yg sama.
Udah itu hasil pembunuhan gw, misal video ato blog posting, ga kan gw sebar di inet
*ide dr criminal minds
Jadi penjahat ga bole narsis ye.. marked
hemmmm..gw jadi penjahat special buat cowok2 cakep..
Orientasimu beda stey..
dasar succubus
Wah, padahal saya semet berniat bikin postingan begini lho. Ternyata udah ada yang bikin
Paling setuju sama bagian yang ini. Kalau udah mulai cerita soal plot jahatnya, dijamin pasti ga akan berhasil. Payah banget deh tuh penjahat
Oiya, kalau saya jadi penjahat, saya ga akan mau repot-repot nunggu lawan saya henshin dulu. Mending saya hajar dari awal, biar dia ga sempat berubah jadi lebih kuat
*pengalaman dari film-film yang tokoh utamanya harus henshin dulu supaya lebih kuat*
Ah iya… penjahat yang terlalu considerate membiarkan tokoh protagonis bergaya… itu salah
Saya tidak akan memberikan last-wish, last-cigarete atau last apa-apa sama orang yang mau saya bunuh, itu terbukti mengulur-ngulur waktu (Belajar dari film-film koboi)
*weleh kalimat yg itu sadis bener yaa
wong udh mo koit masih gak boleh minta sesuatu..
btw errr apa yah… mungkin sbg penjahat lu gak perlu mandi :p
biar yg pada nyium bau lu udh pengsa dulua
(belajar dari ceritaeka) heehehhee
Mesti sadis la, kan agar Evil wins.
Ka.. penjahat juga mesti keren laa
ga ada cara lain? hihi
serem ih…. apaan sih penjahat2
Belajar dari pengalaman orang lain ini mbok
kalau saya jadi tokoh jahat, waktu robot2 tokoh baik itu lagi bergabung supaya tambah kuat, saya serang duluan dan bukannya terpesona sama gimana mereka jadi tambah kuat
(belajar dari semua film tokusatsu)
Hooh, pada saat mereka Hensin.. tendang aja :))
saya akan pura2 jadi tukang cukur seperti sweeney todd. pas korban merem2 siap dicukur, gorok lehernya! *imajinasi ketinggian* :))
salam kenal yah!
Tapi sweeney todd mesti memperbaiki habit dalam menyembunyikan mayat tuh
terlalu mencolok
pertama, gaji jadi penjahat harus CUCOK!!!
Ngapain minta gaji kalo bisa menguasai dunia
kedua, sopan santun
To Girls only
ketiga, sesama penjahat dilarang saling mendahului
‘kebanyakan baca stiker stiker ga jelas dari angkot setiap pagi’
…..
kalo saya jadi perampok bank yang nyaris-berhasil-kabur..
saya bakal nodongin pistol saya terus-terusan ke supir mobil-nya
(belajar dari dog day afternoon-nya al pacino)
Bener.. Ga bole sampai lengah yap
terus ditodong
kalau saya jadi penjahat…
kalau saya jadi penjahat…
kalau saya jadi penjahat…
kalau saya jadi penjahat…
kalau saya jadi penjahat…
kalau saya jadi penjahat…
……..
……..
……..
……..
……..
……..
saya nggak mau pakek pistol mini yang cuman buat gaya. pegangan saya minimal shotgun browning maxus lah buat jarak deket
klo jarak jauh, riffle .408 chey tac boleh laah
Wkwkw… bazooka sama peledak tingkat tinggi ya.. ga usa sok-sok keren yaa
Kalo sy, gak mau jadi penjahat…Jadi orang orang baik aja udah susah…kalo jadi penjahat, ntar banyak yang dipikirin..mulai dari rencana-rencana jahat, tindakan ampe mikirin bakalan dikejar ama polisi…
he..he..
Wah ada protagonis disini
wow,, mengejutkan…
semacam sindiran atas stereotype tokoh antagonis eh?
Oke, ini daftar “saya tidak akan” nya. Mana “saya akan” nya? ;))