Lamaran

July 18th, 2011 § 35

Seminggu kemarin tepatnya tgl 10 Juli baru saja lamaran ke tempatnya dinosaurus-merah sambil membawa sepasukan keluarga besar dan bersilaturahmi.

Sempat tersesat mengelilingi Jakarta melalui tol luar (padahal tujuan ke Grogol) dikarenakan supir di depan aga stubborn untuk lead the way padahal mobil dibelakang pada bawa GPS :) (It’s in the gene..  sekarang saya tahu darimana sifat kekeras-kepalaan saya turun)

It run well…

Berjalan lancar dan terlalu lancar diluar ekspektasi saya, tapi ya kalau niat baik tentunya akan dilancarkan sama yang diatas ya? Isi acaranya adalah..

Saya yang berusaha ga senyum-senyum sumringah melihat tambatan hati yang nampak menawan (jaim ceritanya)

Cuma itu yang saya ingat, sisanya sejarah… :P

Seminggu sudah memakai cincin yang sama dan menjalani serangkaian pertanyaan-pertanyaan. Sampai punya template jawaban sendiri untuk pertanyaan-pertanyaan tipikal.

Dan cincin itu punya efek bagus dalam mendeflect mojang-mojang… *smirk*

Tapi satu sih.. ga kerasa sudah 25 tahun dan harus memikirkan hal-hal seperti ini, lalu hidup mesti berlanjut dengan rencana-rencana baru untuk masa depan. Mau jadi apa, mau kemana, ngapain, sama siapa la la la la. Kadang bingung sendiri mikirin itu semua.

Tapi kalo inget mukanya dinosarus merah, seperti yang saya bilang dulu.. rasanya pengen keluar sana dan menguasai duniaaaa!

Dapet pertanyaan sih, di tengah-tengah rencana-rencana buat masa depan tiba-tiba resign untuk mengejar mimpi-bodoh (don’t get me wrong, disebut mimpi bodoh soalnya belum terkabul :) diusahakan untuk terkabul ini…) dan ya pastinya menuai banyak protes, tuduhan bego-karena ngelepasin kemapanan padahal mau lamaran trus nikah dan-lain-lain. Saya jawabnya simple sih..

Chase your dream but do your homework

Hari itu ada yang nanya sama saya soal keputusan ini soal kenapa-kenapanya, hmm..

Hati kayaknya tau apa yang dia mau, mungkin pas sebelum kita lahir Tuhan sudah kasih tau hati soal blue-print hidup kita, jadi kadang-kadang hati suka teriak-teriak kalau kita menjalani sesuatu yang nampaknya ga sesuai sama dia kan? soal hati cuma bereaksi sama orang-orang tertentu dan kalo didengerin baik-baik dia selalu benar. Dan lagian eventually KARMA, or destiny, or God or chaos reaction (tergantung sama apa yang kamu percaya, istilah orang kan beda-beda..) will come and show you the way.

Intinya semua itu tidak akan resolved kalau kamu tidak memulai melakukan sesuatu atas teriakan-teriakan-hati-itu kan? itu kali ya jawaban berbelit-belitnya :)

But ya.. kesimpulannya akhirnya ada yang bales POLO! dari MARCO! ku :)

 

 

Tagged: , , , , ,

35 Responses to “Lamaran”

Leave a Reply